Jenis-jenis Besi Siku dan Penggunaannya Dalam Konstruksi

Dalam istilah yang lebih global, besi siku disebut juga sebagai angle bar atau L-Bracket, sementara mengacu pada istilahnya di Indonesia, komponen konstruksi satu ini sering pula disebut sebagai bar siku. Penggunaan bar siku atau L-Bracket dalam dunia kontruksi telah dikenal lama karena memang kekuatannya cukup signifikan. Meskipun bar siku tidak begitu ideal untuk konstruksi berat,  namun material ini cukup tangguh untuk banyak keperluan yang lebih umum.

Bar siku atau angle bar banyak digunakan misalnya sebagai kebutuhan untuk rangka tangga, untuk rak besi penampungan air dan lain sebagainya. Dari segi ukuran, L-bracket juga memiliki aneka macam ukuran yang disesuaikan dengan fungsinya. Namun secara umum ukuran lebar bar siku berkisar dari 2 hingga 5 centimeter. Sementara untuk panjangnya bisa mencapai 6 meter, dan untuk ketebalannya sendiri berkisar pula antara 1,4 hingga 3,4 milimeter.

Harga besi siku pun bervariatif, tergantung dari ukuran dan jenisnya sendiri. Namun untuk jenis bar siku yang paling populer dikenal hanya tiga yakni; bar siku sama sisi, bar siku tidak sama sisi, dan bar siku berlubang. Bagaimana penjelasan masing-masing dari jenisnya ini dan bagaimana pula spesifikasi penggunaannya? Berikut uraiannya lebih lanjut.

3 Jenis Utama Besi Siku dan Kegunaannya Dalam Konstruksi

Bar siku atau angle bar telah digunakan secara sangat luas dalam masyarakat. Fungsi besi ini tidak hanya terbatas pada aplikasi hal-hal sederhana seperti rangka jendela dan rak besi saja, namun lebih jauh, bar siku juga dapat digunakan sebagai konstruksi menara hingga tiang penyangga untuk radio, dan lain semacamnya.

Nah dari jenisnya sendiri bar siku dapat dikelompokkan sebagai berikut;

1. Bar Siku atau L-Bracket Sama Sisi

Bar siku jenis ini memiliki sisi yang sama pada bagian lebarnya, sementara untuk panjang dan ketebalannya dapat bervariasi sesuai dengan kebutuhan. Bar siku sama sisi misalnya memiliki ukuran 250 cm x 250 cm dengan lebar 25milimeter dan panjang 6 meter.

Pengunaan paling familiar dari bar siku jenis ini misalnya adalah untuk keperluan konstruksi menara atau tower. Baik tower dengan ukuran besar seperti menara komunikasi, atau tower dengan ukuran kecil untuk tiang siar antenna radio, pada umumnya menggunakan bar siku sama sisi sebagai konstruksi dasarnya.

Jenis-jenis Besi Siku

2. Bar Siku atau L-Bracket Tidak Sama Sisi

Berbalik dari jenis bar siku sama sisi yang memiliki kedua bilah sisi yang sama, maka angle bar tidak sama sisi memiliki dua bilah sisi yang ukurannya berbeda. Meskipun bilah sisinya berbeda dalam ukuran lebar, namun dari sisi ketebalan dan panjang biasanya tidak ada perbedaan. Contoh dari jenis bar siku tidak sama sisi ini adalah misalnya bar siku dengan ukuran 100 x 75 milimeter dengan lebar 10 milimeter dan panjang 6 meter.

3. Bar Siku atau L-Bracket Berlubang

Pada umumnya jenis bar siku yang satu ini adalah sama sisi, hanya saja ia memiliki deretan lubang-lubang pada bilahnya yang difungsikan sebagai tempat untuk memasang baut, mur, atau pun drat penghubung yang lain. Dikarenakan harga besi siku model ini cukup terjangkau dan perakitannya pun sederhana, maka aplikasinya dapat dengan mudah ditemui pada rak besi gudang, rangka meja, atau bahkan rak gantung untuk televisi.

Merakit besi siku untuk keperluan rak dan semacamnya bukan sesuatu yang sulit untuk dilakukan, anda yang tidak terbiasa pun dapat melakukannya dengan mudah. Namun untuk mendapatkan hasil yang maksimal, anda juga sebaiknya memilih ukuran yang tepat dan ideal sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *