Macam-Macam Material Talang Air yang Bisa Kamu Pilih

Ketika membangun sebuah rumah kamu harus memperhatikan segala detail nya dengan cermat, pastikan bahan bangunan yang digunakan adalah bahan berkualitas sehingga aman. Selain itu, kamu juga harus memperhatikan semua komponen di setiap sisi rumah salah satunya yang tidak boleh dilewatkan adalah masalah talang air.

Memang terdengar sangat sederhana, akan tetapi talang air ini memiliki pengaruh besar untuk kenyamanan rumahmu terutama saat musim penghujan tiba.

Talang air adalah saluran air yang biasanya dipasang di bagian atap, guna mengalirkan air hujan yang jatuh di atap ke tanah. Coba bayangkan jika sebuah rumah tidak memiliki talang air, pastinya air akan menggenang di bagian atap dan lama kelamaan akan merembes ke dalam rumah menyebabkan jamur, bocor dan berbagai macam masalah lain yang sangat menyebalkan. Ketika memasang talang air, kamu juga jangan lupa untuk melapisinya menggunakan waterproofing agar lebih awet.

Jenis Material Untuk Talang

Fungsi talang air pada setiap rumah memang sangat berpengaruh besar, namun siapa sangka bagaimana jika talang air di rumahmu retak?. Nah, retakan pada talang air inilah yang membuat air hujan tetap merembes ke dinding di bagian dalam rumah. Untuk meminimalisir hal tersebut kamu bisa menggunakan waterproofing sebagai pelindung talang air dari keretakan.

Untuk memilih talang air sendiri, ada beberapa material yang sangat direkomendasikan salah satunya adalah yang terbuat dari logam seperti aluminium, galvalum dan seng. Penggunaan talang air material logam ini menjadi pilihan utama karena harganya sangat terjangkau dan mudah dibentuk karena berupa lembaran yang dapat dengan mudah disesuaikan dengan bentuk atap dan dinding rumah.

Sayangnya, talang air berbahan logam ini sangat mudah berkarat sehingga kamu harus menambahkan bahan anti karat agar lebih awet. Selain logam material lain yang bisa dipilih adalah pvc, dibandingkan material jenis lain pvc adalah yang paling umum digunakan. Selain harganya yang sangat terjangkau, talang air berbahan pvc ini sangat ringan dan mudah untuk dipasang. Kamu tidak perlu khawatir, talang air pvc ini anti karat serta mudah ditemukan di beberapa toko bangunan.

Menariknya lagi nih, talang air pvc ini tersedia dengan berbagai ukuran sehingga bisa menyesuaikan dengan ukuran atap rumah. Akan tetapi seperti bahan logam, talang air pvc juga memiliki kekurangan yakni mudah retak dan tidak tahan pada perubahan cuaca. Sinar matahari yang menyengat dan air hujan yang deras bisa menyebabkan talang air ini rusak dan mudah patah, untuk menyiasatinya kamu bisa melapisi talang air pvc menggunakan waterproofing membrane agar lebih awet dan tahan lama.

Satu lagi material talang air yang bisa dipilih adalah beton, diantara kedua material yang sudah dibahas beton adalah yang paling kuat dan paling tahan lama. Talang air beton tidak akan mudah rapuh walaupun terkena paparan sinar matahari yang terik dan derasnya air hujan, jadi kamu tidak perlu khawatir. Sayangnya, talang air bermaterial beton ini dibandrol dengan harga yang cukup mahal, sehingga akan sedikit menguras kantongmu. Bukan hanya itu, proses pemasangannya pun memakan waktu yang lebih lama dari talang air lainnya.

Itu dia tiga material yang biasa digunakan sebagai talang air, masing-masing tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Sebagai tambahan, walaupun rumahmu sudah dipasang talang air tetap saja tidak menutup kemungkinan rembesan air hujan dan kebocoran tetap akan terjadi disebabkan berbagai hal salah satunya adalah talang air yang tersumbat oleh dedaunan. Nah, sebagai upaya mengantisipasinya kamu bisa melapisi bagian atap dan sudut-sudut dinding yang mudah merembes menggunakan waterproofing membrane.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *