5 Jenis Masalah yang Sering Muncul Ketika Menggunakan Pintu Geser

Pintu geser atau sliding door dipilih karena keuntungannya yang menghemat ruang. Karena kelebihannya ini maka pintu geser lebih banyak digunakan pada rumah berukuran kecil. Tidak jarang juga digunakan pada rumah dengan desain minimalis. Ada banyak sekali material yang digunakan untuk pintu jenis ini. Seperti misalnya kayu, kaca, hingga aluminium. Masing-masing pintu memiliki harga yang berbeda-beda.

Sliding door memiliki kelebihan hemat ruangan, selain itu juga memiliki berbagai model. Anda bisa membelinya sesuai dengan bujet yang dimiliki. Walaupun memiliki banyak kelebihan untuk dipilih, pintu ini juga memiliki beberapa kekurangan. Semua kelemahan ini harus dipahami sejak awal, tapi tetap saja sering luput bagi pemilik rumah.

Problematika yang Dirasakan Ketika Menggunakan Pintu Geser

Pemasangan pintu geser berbeda dengan pintu dorong karena konstruksinya harus dibangun dengan benar. Anda mungkin tidak bisa memasang pintu ini sendiri jika tidak memiliki pengalaman. Hanya tukang khusus yang bisa memasangnya, selain itu pemeliharaannya juga harus lebih sering diperhatikan. Jika tidak berbagai masalah akan muncul sering dengan seringnya penggunaan pintu.

Jika Anda tidak memperhatikan perawatan  sliding door, maka beberapa problematika berikut ini akan sering muncul.

  • Berisik ketika digunakan

Pintu yang baru saja dipasang akan menimbulkan suara berisik, karena pergerakan roda di bagian atas atau bawah pintu. Roda akan bergerak di alam rel pintu yang telah dibuat. Biasanya rel terbuat dari besi atau plastik, walaupun Anda sudah memberikannya minyak dan membersihkannya dari semua kotoran, suara akan tetap muncul. Berbeda dengan pintu dorong yang tidak akan menimbulkan suara berisik berapa kalipun Anda menggunakannya.

  • Pintu seret atau sulit digeser

Masalah Ketika Menggunakan Pintu Geser

Masalah lain yang sering muncul adalah pintu seret atau bahkan sulit untuk dibuka. Anda sudah mendorong atau menggeser pintu dengan sekuat tenaga tapi tetap saja pintu tidak bisa dibuka lebar. Akar permasalahannya terdapat pada bantalan dan juga roda pintu yang kotor. Kotoran pada bagian roda seringkali menumpuk ketika Anda membersihkan ruangan dari debu. Jika Anda juga tidak membersihkan bagian roda, maka kotoran akan menumpuk bahkan mengeras. Inilah yang menghambat roda untuk bisa berjalan.

  • Pintu lepas dari bantalan

Menggunakan pintu geser harus hati-hati, kerusakan juga sering terjadi ketika Anda menggunakan pintu terlalu keras. Jika pemasangan roda pada bantalan tidak benar akan membuat roda terlepas. Pintu akan jatuh dan membahayakan penggunanya. Sebaiknya tetap berhati-hatilah untuk menggunakan pintu geser agar bisa bertahan lebih lama.

  • Menimbulkan celah yang tidak bisa ditutup

Tahukah Anda bahwa pintu geser bisa berubah bentuknya khususnya yang terbuat dari kayu karena efek cuaca. Pintu akan menyusut ketika dingin dan memuai ketika panas. Hal ini akan menciptakan celah pada pinggiran pintu sehingga udara bisa masuk dengan mudah. Tidak hanya itu saja, celah tersebut juga akan membuat ruangan tidak kedap suara. Privasi pengguna ruang tentunya akan terganggu khususnya untuk ruang kamar.

  • Engsel pintu yang cepat rusak

Sliding door juga memiliki engsel yang menghubungkan roda dengan pintu atau bantalan dengan pintu. Penggunaan pintu yang sering akan membuat engsel ini cepat rusak, apalagi jika Anda menggunakan pintu geser pada garasi. Material pintu yang berat akan membuat engsel bekerja keras sehingga cepat rusak. Anda harus tetap memperhatikan bagian engsel ketika membersihkan roda dan bantalan pintu.

Menggunakan pintu geser memiliki resiko perawatan yang lebih rutin daripada pintu dorong. Hal ini harus menjadi perhatian khusus jika Anda memutuskan untuk menggunakannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *